Komisi II DPRD Jabar Dorong Modernisasi Laboratorium UPTD Mutu Barang Agro

Kabar36 Dilihat

BANDUNG – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong penguatan infrastruktur, modernisasi peralatan laboratorium, serta penambahan dukungan anggaran bagi UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro di Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati, saat melakukan kunjungan kerja ke balai tersebut, Senin (27/7/2026).

Menurut Lina, kunjungan itu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 sekaligus membahas rencana program Tahun Anggaran 2027. Evaluasi diperlukan agar pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan penguatan infrastruktur, penambahan dan modernisasi peralatan laboratorium, serta dukungan anggaran guna meningkatkan kualitas pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro,” ujar Lina.

Selain meninjau langsung kondisi balai, Komisi II juga membahas sejumlah kebutuhan fasilitas yang masih perlu ditingkatkan. Evaluasi dilakukan terhadap sarana dan prasarana yang telah direhabilitasi maupun ditingkatkan melalui anggaran Tahun 2026 agar pemanfaatannya benar-benar efektif dan sesuai kebutuhan pelayanan.

Komisi II juga menerima berbagai masukan dari pengelola balai terkait tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan. Menurut Lina, peningkatan kapasitas UPTD menjadi faktor penting untuk memperkuat daya saing produk agro asal Jawa Barat.

“Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menerima berbagai masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi balai. Komisi II menilai bahwa peningkatan kapasitas UPTD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing produk agro Jawa Barat,” katanya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi II berharap UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat jaminan mutu produk, serta memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, produk agro Jawa Barat diharapkan semakin mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Sehingga, masyarakat Jawa Barat dapat merasakan manfaat secara langsung dari UPTD tersebut,” tutup Lina. (AM)